Materi Sesi 1 Diklat Calon Kepala Sekolah, Supervisi Pembelajaran

Assalamualaikum wr. wb.

Disampaikan oleh Drs. Sudaryanto, MM materi tentang Supervisi Pembelajaran pada mulanya terasa kering dan tidak terlalu menarik untuk disimak, namun karena tingkat keperluan yang cukup vital dalam pengelolaan sekolah, maka materi ini menjadi perhatian juga oleh temen-temen peserta diklat. Sesi dimulai pada jam 14.00 setelah melaksanakan sholat Jumat hingga berakhir pada jam 20.30, tentunya dengan diselingi 2 kali istirahat untuk sholat Ashar dan Sholat Magrib serta makan malam.

Berangkat dari definisi tentang spervisi pembelajaran/akademik yang dinyatakan sebagai upaya pemberian bantuan profesional kepada guru dalam rangka perbaikan pembelajaran hingga pada analisis terhadap hasil supervisi tersebut.

Materi yang disampaikan walaupun tidak sama persis, tapi kuang lebihnya sesuai dengan yang ada pada file ini

Runtutan pemberian materinya kurang lebih adalah demikian :

  1. Permen No. 13 tahun 2007 tentang kompetensi kepala sekolah, salah satunya adalah tentang kompetensi supervisi selain kompetensi manajerial, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi kewirausahaan.
  2. Kompetenti Supervisi memliki 3 sub kompetensi yaitu :
    1. Merencanakan program supervisi akademik untuk meningkatkan profesionalisme guru.
    2. Melaksanakan supervisi terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat.
    3. menindaklanjuti hasil supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.
  3. Secara konsep Supervisi akademik dinyatakan sebagai kegiatan MEMBANTU  guru mengembangkan kemampuan dalam MENGELOLA PROSES PEMBELAJARAN.
  4. Supervisi memiliki 3 tujuan yaitu :
    1. Pengembangan Profesionlisme guru.
    2. Menumbuhkan Motivasi
    3. Pengawasan Kualitas Pembelajaran.
  1. Supervisi akademik berfungsi sebagai sumber informasi untuk pengembangan profesionalisme.
  2. Beberapa prinsip supervisi diantaranya adalah :
    1. Praktis, artinya mudah dikerjakan sesuai kondisi sekolah.
    2. Sistematis artinya dikembangan sesuai perencanaan program supervisi  yang matang dan tujuan pembelajaran.
    3. Objektif artinya masukan sesuai aspek-aspek instrumen.
    4. Realistis artinya berdasarkan kenyataan sebenarnya.
    5. Antisipatif artinya mampu menghadapi masalah-masalah yang mungkin akan terjadi.
    6. Konstruktif artinya mengembangkan kreativitas dan inovasi guru dalam mengembangkan proses pembelajaran.
    7. Kooperatif artinya ada kerja sama yang baik antara supervisor dan guru dalam mengembangkan pembelajaran.
    8. Kekeluargaan artinga mempertimbangkan saling asah, asih, dan asuh dalam mengembangkan pembelajaran.
    9. Demokratis artinya supervisor tidak boleh mendominasi pelaksanaan supervisi akademik.
    10. Aktif artinya guru dan supervisor harus aktif berpartisipasi.
    11. Humanis artinya mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang  harmonis, terbuka, jujur, ajeg, sabar, antusias, dan penuh humor (Dodd,1972).
    12. Berkesinambungan (supervisi akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh Kepala SD/MI).
    13. Terpadu, artinya menyatu dengan dengan program pendidikan.
    14. Komprehensif artinya memenuhi ketiga tujuan supervisi akademik di atas.
  3. Sementara Dimensi substansi dari supervisi akademik mengacu pada standart kompetensi seperti tertuang pada permen 16/2007 yaitu :
    1. Kompetensi kepribadian.
    2. Kompetensi pedagogik.
    3. Kompotensi profesional.
    4. Kompetensi sosial.

Perencanaan Supervisi Akademik

  1. Konsep, adalah penyusunan dokumen perencanaan pemantauan  serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk  mencapai tujuan pembelajaran.
  2. Manfaat,
    a. pedoman pelaksanaan dan pengawasan akademik,
    b. untuk menyamakan persepsi seluruh warga sekolah tentang program supervisi akademik, dan
    c. penjamin penghematan dan keefektifan penggunaan sumber daya sekolah (tenaga, waktu, dan biaya).
  3. Prinsip
    a. obyektif (data apa adanya),
    b. bertanggung jawab,
    c. berkelanjutan,
    d. didasarkan pada Standar Nasional Pendidikan, dan
    e. didasarkan pada kebutuhan dan kondisi Sekolah
  4. Ruang Lingkup
    a. Pelaksanaan KTSP
    b. Persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran oleh guru.
    c. Pencapaian standar kompetensi lulusan, standar proses, standar Isi, dan peraturan pelaksanaannya.
    d. Peningkatan mutu pembelajaran melalui pengembangan sebagai berikut:
  1. model kegiatan pembelajaran yang mengacu pada Standar Proses;
  2. peran serta peserta didik dalam proses pembelajaran secara aktif, kreatif, demokratis, mendidik,   memotivasi, mendorong kreativitas,dan dialogis;
  3. peserta didik dapat membentuk karakter dan memiliki pola pikir serta kebebasan berpikir sehingga dapat melaksanakan aktivitasintelektual yang kreatif dan inovatif, berargumentasi, mempertanyakan, mengkaji, menemukan, dan memprediksi;
  4. keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses belajar yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan mendalam untuk mencapai pemahaman konsep, tidak terbatas pada materi yang diberikan oleh guru.
  5. bertanggung jawab terhadap mutu perencanaan kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya agar siswa mampu: a) meningkat rasa ingin tahunya; b) mencapai keberhasilan belajarnya secara konsisten sesuai dengan tujuan pendidikan; c) memahami perkembangan pengetahuan dengan kemampuan mencari sumber informasi; d) mengolah informasi menjadi pengetahuan; e) menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah;  f) mengkomunikasikan pengetahuan pada pihak lain; dan g) mengembangkan belajar mandiri dan kelompok
    dengan proporsi yang wajar.

Instrument Supervisi Pendidikan

Contoh Format Pertanyaan Pra Observasi :

About these ads

3 comments on “Materi Sesi 1 Diklat Calon Kepala Sekolah, Supervisi Pembelajaran

  1. Trim bapak Drs.Sudaryanto.MM. anda telah membantu kebingungngan kami walau baru separo kami materi yang akan diujikan pada kami.
    semoga amal baik bapak mendapat balasan yang lebih dari Alloh SWT. amin….!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s